Liverpool vs Brighton: The Reds Lolos ke Putaran FA Cup

Onebetasia – Laga panas tersaji di Anfield saat Liverpool vs Brighton & Hove Albion pada ronde keempat FA Cup, Minggu (15/02/2026) dini hari WIB. Meski Brighton tampil dominan dalam penguasaan bola, Liverpool justru menunjukkan efektivitas luar biasa dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 3-0.

Bintang utama dalam laga ini tak lain adalah Mohamed Salah. Penyerang asal Mesir tersebut mencetak satu gol dan menyumbang satu assist, sekaligus menjadi motor kemenangan The Reds. Berkat performa impresifnya, Liverpool pun melaju ke putaran kelima FA Cup dengan penuh percaya diri, sementara perjalanan Brighton harus terhenti.

Kemenangan ini terasa semakin spesial karena Liverpool mampu menang meski kalah dominan secara statistik. Mereka bermain lebih efektif, lebih klinis, dan jauh lebih tajam di momen-momen krusial.

Brighton Dominan, Liverpool Tetap Mematikan

Sejak peluit awal dibunyikan, Brighton langsung mengambil inisiatif serangan. Tim asuhan Fabian Hurzeler berani menguasai bola dan menekan pertahanan tuan rumah. Mereka memaksimalkan pergerakan Diego Gomez dan Charalampos Kostoulas di lini depan untuk membuka ruang di belakang garis pertahanan Liverpool.

Bahkan, dalam 20 menit pertama, Brighton mencatatkan 61 persen penguasaan bola. Statistik ini menunjukkan bagaimana tim tamu mencoba mengontrol tempo permainan sejak awal. Selain itu, mereka juga beberapa kali memaksa lini belakang Liverpool bekerja keras.

Pada menit ke-10, ancaman nyata datang melalui sepakan melengkung Ferdi Kadioglu dari sisi kiri kotak penalti. Namun, kiper andalan Liverpool, Alisson Becker, dengan sigap mengamankan bola tanpa kesulitan berarti. Penyelamatan tersebut menjadi sinyal bahwa Liverpool tetap waspada meski ditekan.

Namun demikian, dominasi penguasaan bola tidak selalu berbanding lurus dengan efektivitas. Brighton memang menguasai permainan, tetapi mereka kesulitan menciptakan peluang benar-benar bersih.

Curtis Jones Pecah Kebuntuan di Anfield

Liverpool perlahan mulai menemukan ritme permainan. Tim racikan Arne Slot berani keluar menekan dan memanfaatkan transisi cepat. Mereka tidak terburu-buru, tetapi memilih momen yang tepat untuk menyerang.

Peluang emas pertama Liverpool hadir pada menit ke-30 lewat aksi Curtis Jones. Tembakan kaki kirinya sempat berubah arah akibat defleksi dan melayang tipis di atas sudut kiri gawang. Momentum ini membakar semangat publik Anfield.

Gol sempat tercipta pada menit ke-36 melalui sundulan Cody Gakpo. Namun, wasit menganulirnya karena offside. Kendati demikian, tekanan Liverpool tidak surut.

Akhirnya, pada menit ke-42, Curtis Jones benar-benar memecah kebuntuan. Berawal dari umpan silang akurat Milos Kerkez dari sisi kiri, Jones yang maju hingga ke kotak penalti langsung menyambut bola dengan sepakan kaki kanan terarah. Bola meluncur mulus ke dalam gawang tanpa mampu dihentikan Jason Steele.

Gol tersebut mengubah arah pertandingan. Liverpool unggul 1-0 hingga turun minum, meski secara statistik masih kalah penguasaan bola.

Salah dan Szoboszlai Sempurnakan Serangan Cepat

Memasuki babak kedua, Brighton berusaha bangkit. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan mencoba menyamakan kedudukan secepat mungkin. Pada menit ke-53, sundulan Jan Paul van Hecke hampir membobol gawang Liverpool. Namun sekali lagi, Alisson tampil gemilang dengan penyelamatan ujung jari yang krusial.

Alih-alih kebobolan, Liverpool justru menggandakan keunggulan hanya tiga menit kemudian. Momen ini menjadi bukti efektivitas luar biasa The Reds dalam memanfaatkan peluang.

Serangan cepat dimulai dari sisi kanan. Mohamed Salah dengan cerdas melepaskan umpan satu sentuhan ke arah Dominik Szoboszlai. Tanpa ragu, Szoboszlai langsung melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti. Bola meluncur deras ke sisi kanan gawang dan tak mampu dijangkau kiper Brighton. Skor berubah menjadi 2-0 pada menit ke-56.

Gol tersebut membuat Liverpool semakin percaya diri. Sebaliknya, Brighton mulai kehilangan momentum dan kesulitan membangun serangan bersih.

Penalti Salah Pastikan Kemenangan Liverpool

Tekanan Liverpool terus berlanjut. Pada menit ke-68, Mohamed Salah dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh Pascal Gross. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.

Salah sendiri maju sebagai algojo. Dengan penuh ketenangan, ia mengeksekusi penalti ke sisi kiri atas gawang. Bola meluncur deras dan tak mampu dihentikan Jason Steele. Skor 3-0 pun memastikan dominasi Liverpool di Anfield.

Gol ini sekaligus menegaskan peran sentral Salah dalam pertandingan. Ia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga menciptakan peluang dan membuka ruang bagi rekan-rekannya.

Statistik Liverpool vs Brighton: Efektivitas Kalahkan Dominasi

Jika melihat statistik pertandingan, Brighton sebenarnya unggul dalam beberapa aspek penting:

  • Penguasaan bola: Liverpool 47% – 53% Brighton
  • Expected Goals (xG): Liverpool 1,82 – 1,22 Brighton
  • Total tembakan: Liverpool 13 – 17 Brighton
  • Tembakan tepat sasaran: Liverpool 5 – 3 Brighton
  • Peluang besar: Liverpool 2 – 1 Brighton
  • Operan akurat: Liverpool 334 (85%) – 382 (85%) Brighton

Namun, Liverpool tampil jauh lebih efektif. Mereka mencatatkan lima tembakan tepat sasaran dan menghasilkan tiga gol. Sebaliknya, Brighton gagal memaksimalkan peluang meski lebih sering menembak.

Data ini menegaskan bahwa efektivitas dan ketajaman di depan gawang menjadi kunci kemenangan The Reds.

Susunan Pemain Liverpool vs Brighton

Liverpool (4-2-3-1):
Alisson Becker; Milos Kerkez, Virgil van Dijk, Ibrahima Konate, Dominik Szoboszlai; Alexis Mac Allister, Curtis Jones; Federico Chiesa, Florian Wirtz, Mohamed Salah; Cody Gakpo.
Pelatih: Arne Slot

Brighton (4-3-3):
Jason Steele; Ferdi Kadioglu, Lewis Dunk, Jan Paul van Hecke, Joel Veltman; Jack Hinshelwood, Carlos Baleba, Pascal Gross; Harry Howell, Charalampos Kostoulas, Diego Gomez.
Pelatih: Fabian Hurzeler

Liverpool Siap Tantang Lawan Berikutnya di FA Cup

Kemenangan 3-0 ini bukan sekadar hasil positif. Lebih dari itu, Liverpool menunjukkan kedewasaan taktik dan efisiensi permainan. Mereka tidak panik saat ditekan. Sebaliknya, mereka menunggu momen yang tepat, lalu menghukum lawan dengan serangan cepat dan akurat.

Performa Mohamed Salah kembali membuktikan betapa pentingnya peran sang bintang bagi Liverpool musim ini. Selain mencetak gol, ia juga aktif membuka ruang, membantu pertahanan, dan menjadi kreator peluang.

Dengan hasil ini, Liverpool melangkah ke putaran kelima FA Cup dengan optimisme tinggi. Jika mereka mampu menjaga konsistensi dan efektivitas seperti dalam laga melawan Brighton, peluang meraih trofi domestik semakin terbuka lebar.

Sementara itu, Brighton harus segera berbenah. Dominasi penguasaan bola saja tidak cukup untuk memenangkan pertandingan besar. Mereka perlu meningkatkan penyelesaian akhir agar lebih tajam dan klinis.

Anfield kembali menjadi saksi bagaimana efektivitas mengalahkan dominasi. Liverpool menang, Salah bersinar, dan The Reds terus melaju di pentas FA Cup 2026.

Dukung terus tim favoritmu hanya di onebetasia

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top